Pesona Air Terjun Ponot, Bandingkan dengan Sipiso-piso dan Sigura-gura

Pesona Air Terjun Ponot, Bandingkan dengan Sipiso-piso dan Sigura-gura

TANDA-BACA.CO.ID, ASAHAN
Jika kalian berkunjung ke Sumatera Utara, pasti kita tidak asing lagi dengan pemandangan Air Terjun Sipisopiso atau Air Terjun Siguragura, dua air terjun yang sumber airnya dijadikan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

Padahal, masih ada air terjun lain, yang tidak kalah indahnya, pesonanya jauh lebih oke dibandingkan dua air terjun yang telah disebutkan di alinea atas, dia adalah Air Terjun Ponot.

Air terjun yang berlokasi di Desa Tangga, Kecamatan Aek Sangsongan, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara ini dikenal sebagai air terjun tertinggi di Indonesia.

Tingginya mencapai 250 meter, kebayang bukan, bagaimana indahnya sensasi yang ada di sekitar kawasan air terjun tersebut.

Rizki Maulizar Ketua IPM Lhokseumawe mengatakan kalau masih ragu dengan ketinggiannya, cobalah bandingkan dengan tinggi Monumen Nasional (Monas) yang “hanya” 132 meter.

Untuk ukuran hotel di Jakarta, tinggi air terjun Ponot setara Wisma 46 yang berada di kawasan Dukuatas, Jalan Sudirman, Karet Tengsin, Tanahabang, Jakarta. Tinggi Wisma 46 sekitar 250 meter. Di bawahnya sedikit ada BCA Tower Jalan Thamrin Menteng Jakarta, tinggi 230 meter.

Air Terjun Ponot (instagram anakdolanasahan)

Air Terjun Ponot bisa diakses dari tiga tempat, yakni dari Porsea di Kabupaten Tobasa, Pematang Siantar di Kabupaten Simalungun, dan Ranto Parapat di Kabupaten Asahan.

Dari Kota Medan sendiri, wisatawan biasanya menempuh waktu sekitar 6 jam perjalanan darat.

Selama perjalanan menuju Air Terjun Ponot banyak pemandangan yang bisa dinikmati. Jika melalui kawasan Parapat, panorama Danau Toba jadi sajian utamanya.

Sesampai di area wisata Air Terjun Ponot, wisatawan bakal disambut dengan gapura besar. Wisatawan masih harus berjalan kaki sekitar 500 meter untuk bisa sampai ke bibir air terjun.

Air Terjun Ponot berada di aliran Sungai Ponot yang merupakan anak Sungai Asahan. Letaknya berada di ketinggian sekitar 500 meter di atas permukaan air laut.

Pemandangan khas dari lokasi ini ialah air terjun yang banyak dirimbuni oleh pepohonan hijau. Tak jauh dari air terjun Ponot, terdapat sejumlah air terjun kecil yang juga bisa dipandangi.

Aliran Air Terjun Ponot bukan tipe vertikal langsung jatuh, melainkan ada dua hingga tiga tingkatan yang mempercantik tetesan air.

Kucuran air yang jatuh ke batu menyebarkan percikan bak embun yang langsung membuat hawa terasa sejuk. Banyak wisatawan yang berfoto di sekitar bebatuan tersebut.

Jika sempat datang ke Air Terjun Ponot, jangan lupa basuh muka dengan airnya, niscaya langsung terasa kesejukannya sampai sanubari.

Tapi ingat, perhatikan aturan berkunjung dari pengelola, sehingga wisata alam di sini tak membahayakan diri.***

Destinasi