Pengurugan Lahan, Tanah Merah Berceceran di  Jalan Rawa Buaya

Pengurugan Lahan, Tanah Merah Berceceran di Jalan Rawa Buaya

TANDA-BACA,CO.ID, JAKARTA – Penguruguan lahan yang direncanakan akan dibangun gudang, menyisahakan masalah kepada warga dan pengguna jalan, tanah urugan timpah dan berceceran di Jalan Rawa Buaya No. 2, RT. 009 RW. 02, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat.

Warga sekitar megkhawatirkan akan berdampak para pengendara kendaraan roda dua berjatuhan, karena licin apabila hujan. 

“Sekarang kan musim hujan, bahaya itu tanah merah yang berceceran di jalan. Kalau hujan dipastikan lucin dan akan mengakibatkan banyak pengendara berjatuhan,” kata Herman seorang pengendara motor ketika diminta komentarnya di lokasi.

Kasimin seorang pedangang Mie Ayam di depan persis lokasi pengurugan juga menyesalkan masalah proyek pengurugan di lahan gudang tersebut. Karena tanah yang tumpah di sepanjang Jalan Palapa Rawa Buaya dibiarkan menebal.

“Seharus tanah merah yang berceceran di jalan otu cepat dikeruk. Sekarang cuaca panas setiap ada mobil melintas debu mengepul. Sampa dagangan mie ayam saya gak laku. Setiap ada orang mau beli langsung jalan lagi,” ujar Kasimin, Selasa (14/1/2020).

Sementara Yogi petugas parkir truk tanah ketika diminta konfirmasi, membenarkan adanya tanah yang masih berceceran di jalan dari sejak malam. 

“Ini bosnya Pak Slamet, kalau saya cuma markirin mobilnya,” kata Yogi.

Sementara itu Ahmad Faqih Camat Cengkareng, Jakarta Barat ketika dihubungi membenarkan adanya tanah merah yang berceceran di jalan Rawa Buaya. 

“Saya sudah mendapat informasi katanya di Rawa Buaya ada pengurugan lahan yang rencananya akan dibangun gudang. Kalau soal tanah yang berceceran di jalan saya akan koordinasikan ke pihak petugas Perhubungan dan Satpol PP,” ujar Faqih, Selasa (14/1/2020). Johnit Sumbito.

Uncategorized